Otopedia

CARI MOBIL
: :
: :
:
:

ARTIKEL

[Cartivity] Perseteruan Klasik Chevrolet vs Citroen

Apr 10, 2014

[Cartivity] Perseteruan Klasik Chevrolet vs Citroen

Legenda perseteruan antara raksasa otomotif Amerika yaitu General Motor melalui Chevrolet-nya dengan pabrikan Citroen dari Prancis pernah terjadi di tahun 1955. Genderang perseteruan mulai terdengar pada saat gelaran acara Paris Motor Show di tahun 1955. Pada saat itu, Chevrolet menurunkan type Bell Air sebagai ujung tombak produknya di Paris Motor Show 1955 sedangkan Citroen menurunkan Citroen DS untuk melawan raksasa otomotif Amerika itu.

Sebagai tipikal mobil produk Amerika, Chevrolet Bell Air sangat kental dengan nuansa mewah, dimensi bodi super bongsor, mesin V8 dengan kapasitas besar di atas 5.000cc, bertaburan panel dengan nuansa verchrome dan suspensi yang empuk dengan ayunan khas mobil-mobil Amerika serta sudah barang tentu boros bahan bakar dan sangat berat bobotnya. Sedangkan Citroen DS mengusung desain bodi futuristis, aerodinamis, mesin dengan kapasitas kecil 4 silinder segaris namun bertorsi dan tenaga besar sehingga irit bahan bakar, dan sarat akan teknologi yang tidak dimiliki oleh Chevrolet Bell Air dan bahkan tidak terpikirkan oleh insinyur-insinyur dan desainer mobil pada masa itu. Sebagai super luxury sedan dari Citroen, DS dilengkapi dengan sistim suspensi Hydropneumatic lengkap dengan centerweight yang memungkinkan posisi bodi mobil tetap rata meskipun mobil melintas di jalanan bergelombang, masuk lubang atau menghantam gundukan. Lampu depan utama DS juga dapat ikut melirik ke kiri dan ke kanan sesuai dengan irama putaran lingkar kemudi dan belokan roda depan. Selain desain bodi yang slim dan futuristis, sistem panel bodi DS juga menganut sistem knock down dapat dipasang bongkar tanpa menggunakan baut atau las, cukup di kunci dengan selot atau snap on yang disediakan. Belum lagi pedal rem yang berupa sebuah saklar listrik namun jauh lebih pakem daripada pedal rem konfensional. Dan yang paling unik adalah, sistem keamanan apabila pada saat DS sedang berjalan dan ada sebuah pintu yang terbuka maka mobil akan mengurangi kecepatan dengan sendirinya dan melakukan pengereman secara otomatis.  Semua itu tidak terdapat dalam Chevrolet Bell Air dan mobil-mobil super luxury sedan pada waktu itu dan yang paling mengherankan adalah harga jualnya yang berada jauh di bawah harga jual Chevrolet Bell Air.

Pada hari pertama pembukaan Paris Motor Show 1955, di sore harinya Citroen menerima pesanan DS sebanyak 12.000 unit. Pembesar-pembesar Chevrolet sebenarnya sudah khawatir dengan melihat bentuk ‘out of the box’ Citroen DS, dan semakin kehabisan kata-kata setelah mendengar angka pesanan Citroen DS di setengah hari pertama Paris Motor Show 1955. Setelah Paris Motor Show 1955 berakhir, Chevrolet memutuskan untuk membeli satu unit Citroen DS dan memerintahkan para insinyurnya untuk membongkar hingga detail terkecil di pabrik mereka dengan tujuan untuk mengetahui apakah mereka sanggup membuat mobil dengan teknologi yang sama dan dengan harga yang sama pula. Setelah Citroen DS itu dibongkar hingga sekrup terakhir, maka para Insinyur dan para Akhli Hitung Rancang Bangun menyatakan: “Kami tidak sanggup membuat mobil yang setara dengan Citroen DS, dengan harga jual yang sama murahnya.”

Galeri Photo Perseteruan Klasik Chevrolet vs Citroen
(You need to Sign In as Pitstop Otopedia member for Direct to Gallery)

Pencarian Lain: Tips dan Trik Seputar Mobil, Komunitas Mobil, Cari Mobil Baru, Cari Mobil Bekas, Harga Mobil Baru, Harga Mobil Bekas, Jual Beli Mobil, Jual Mobil Baru, Jual Mobil Bekas

Source: FH Otopedia.com




comments powered by Disqus

 
Log In

Lupa Password



artikel_ariamediaPitstop