Otopedia

CARI MOBIL
: :
: :
:
:

ARTIKEL

[Tips dan Trik] Komparasi Shock Absorber OEM dan Substitusi

Apr 10, 2014

[Tips dan Trik] Komparasi Shock Absorber OEM dan Substitusi

Shock Absorber (penyerap/peredam kejut) adalah perangkat yang sangat penting pada bagian kaki-kaki mobil. Fungsinya adalah meredam dan menyerap energi mengayun pada saat mobil berjalan di atas permukaan jalan bergelombang, menghantam gundukan atau masuk ke lubang. Ada dua macam shock absorber yang beredar di muka Bumi ini, yaitu dengan isian gas dan oli. Untuk yang isian gas biasanya berkarakteristik lebih keras bantingannya ketimbang yang isiannya oli. Selain itu juga terdapat jenis singel action dan double action. Seiring dengan masa pemakaian, shock absorber dapat menjadi lemah ataupun rusak sama sekali. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh keadaan permukaan jalan yang dilaluinya sehari-hari. Sebuah data mencatat bahwa Indonesia adalah negara pengkonsumsi shock absorber terbesar di dunia karena kualitas permukaan jalannya yang sangat buruk, baik kualitas pembuatannya maupun kualitas perbaikannya. Pada beberapa merk mobil tertentu, penggantian shock absorber (beberapa orang menyebutnya dengan sekok bleker) menjadi ‘ketakutan’ tersendiri dikarenakan ketersediaan parts yang langka dan tidak dapat disubstitusi oleh merk lain. Tapi janganlah khawatir, karena montir-montir Indonesia sangat pandai dalam hal ‘mengakali’.

Sebagai contoh, kita ambil brand sebuah mobil yang terkenal aman dari Swedia. Untuk yang keluaran tahun 1988-1997 jika menurut pada ‘bawaan pabrik’-nya maka untuk shock absorber depan kita harus menggantinya dengan merk Boge buatan Jerman. Sepasang Boge untuk roda depan dibanderol dengan harga sekitar Rp. 1.800.000,00 dan masih harus menambah ongkos pasang lagi sekitar Rp. 150.000,00 – Rp. 250.000,00, jadi total harus keluar uang sekitar Rp. 2.000.000,00-an hingga shock absorber tersebut terpasang manis di kaki depan. Setelah tanya sana dan sini, akhirnya kami mendapatkan beberapa merk substitusi untuk brand mobil tersebut di sebuah toko khusus shock absorber di ITC Fatmawati dengan catatan kita harus memasang di tempat dan tidak boleh memasang di tempat lain. Merk-merk tersebut adalah HRC, AL-KO dan Monroe. HRC (produk Taiwan) dibanderol paling murah, yaitu Rp. 950.000,00 dalam keadaan terpasang tetapi harus sedikit merubah dudukan dan sedikit ditambah ganjalan pada bagian bawah. Untuk merk AL-KO (produk Spanyol), banderolnya Rp. 1.150.000,00 juga sudah dalam keadaan terpasang dan juga harus sedikit merubah dudukan dan memberikan sedikit ganjalan di bagian bawah. Sedangkan untuk Monroe (produk Australia), diberi banderol sekitar Rp. 1.250.000,00 dalam keadaan terpasang dan untuk merk Monroe tidak perlu merubah atau mengganjal. Cukup banyak uang yang dapat dihemat dengan mengganti shock absorber OEM dengan substitusinya bukan?

“Memang sih, ganti shock absorber pake yang substitusinya bisa lebih ngirit banyak. Tapi faktor kualitas dan kekuatan juga harus dilihat.” Kata Om Lion dari Senayan 35. “Gue dulu  ganti Boge hijau asli Jerman buat VW Kodok itu 4 tahunan rasanya masih kaya baru, tapi dulu aja (sekitar tahun 2005an) harganya udah Rp, 2.500.000,00 sepasang. Jadi ada harga ada kualitas.” Tandasnya.

Galeri Photo Komparasi Shock Absorber OEM dan Substitusi
(You need to Sign In as Pitstop Otopedia member for Direct to Gallery)

Pencarian Lain: Tips dan Trik Seputar Mobil, Komunitas Mobil, Cari Mobil Baru, Cari Mobil Bekas, Harga Mobil Baru, Harga Mobil Bekas, Jual Beli Mobil, Jual Mobil Baru, Jual Mobil Bekas

Source: FH Otopedia.com




comments powered by Disqus

 
Log In

Lupa Password



artikel IntegritasPitstop