Mobil Modifikasi.jpg

Asal Modifikasi, Klaim Asuransi Mobil Bisa Ditolak

Selasa, 22 Oktober 2019 14:00 | Galih Pratama

OTONEWS – Mengubah atau modifikasi tampilan mobil sepertinya sudah menjadi sesuatu yang lumrah dilakukan sebagian pemilik mobil. Mulai dari mengganti velg, audio hingga menambah komponen body kit dilakukan untuk mengubah tampilan mobil lebih ‘kece’. Memang ada kepuasan tersendiri apabila hasil modifikasi tersebut menjadi pusat perhatian orang banyak di jalan.

Namun perlu dipahami, bagi pemilik mobil yang telah mendaftarkan mobilnya ke penyedia asuransi, memodifikasi atau penambahan aksesori pada kendaraan tak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya, apabila nantinya mobil tersebut mengalami kerusakan, pihak asuransi bisa saja membatalkan cover atau pertanggungjawabannya. Mengapa?

Dijelaskan Communication & Event Manager PT Asuransi Astra Buana atau Garda Oto, Laurentius Iwan Pranoto, melaporkan modifikasi atau penambahan aksesori pada kendaraan yang telah diasuransikan sangat penting. Ini dilakukan agar penyedia asuransi mengetahui lebih awal apakah aksesori tersebut bisa meningkatkan profil risiko atau tidak.

“Kalau tidak, kami akan terima. Jadi, kalau terjadi kecelakaan atau kerusakan kami bisa cover. Mengembalikan kondisi kendaraan sesaat sebelum kejadian,” terangnya seperti dilansir 100kpj.com, Selasa (22/10/2019).

[Baca Juga: Perhatikan Hal Ini untuk Asuransi Mobil Bekas]

Sebaliknya, lanjut Iwan, apabila hasil modifikasi mobil yang dilakukan pemilik mobil bisa menimbulkan risiko saat berkendara, secara otomatis bentuk kerusakan pada mobil tak bisa di-cover oleh asuransi. “Kalau ternyata menimbulkan risiko, terpaksa kami tolak. Misalnya pemilik memasangnya tanpa persetujuan, kerusakaan di kendaraan tak akan kami cover,” tegasnya.

Dia melanjutkan, banyak hal lainnya yang bisa menggugurkan klaim asuransi. Misalnya klaim asuransi dapat tertunda atau bahkan tertolak bila pengurusan klaim melebihi waktu yang telah ditentukan di dalam polis. Asuransi selalu memberikan batas waktu tertentu untuk pengurusan klaim. Lewat dari itu, klaim bisa ditolak. Klaim asuransi mobil harus segera diurus karena batas waktunya pendek, hanya 3 x 24 jam.

[Baca Juga: Mobil Rusak Akibat Demo Bisa Diklaim Asuransi, Ini Syaratnya]

Alasan lain yang membuat klaim asuransi ditolak adalah bila pemegang polis melakukan tindakan melanggar hukum. Misalnya, bila ia memiliki asuransi jenis comprehensive kemudian mobilnya kecelakaan karena mengemudi ugal-ugalan atau melanggar lalu lintas, ia tidak dapat mengajukan klaim. Hal yang sama juga berlaku bila pemegang polis tidak memiliki SIM saat berkendara, parkir di sembarang tempat, dan mabuk.

Artikel Lainnya

/media/images/Kia-Rio-Facelift-2.original.jpg

Kia Rio Facelift Kini Usung Mesin Hybrid Ringan

/media/images/Hyundai-Santa-Fe-Facelift.original.jpg

Hyundai Santa Fe 2021 Tak Sekadar Facelift