Tips Merawat Cat.jpg

Cara Merawat Cat Mobil Berwarna Gelap Agar Tetap Mengilap

Rabu, 29 Januari 2020 12:00 | Galih Pratama

OTOTIPS – Setiap orang pasti memiliki selera soal pilihan warna cat mobil. Ada yang memilih warna kalem seperti putih, ada pula lebih menyukai warna gelap seperti hitam. Di balik pemilihan cat mobil, pemilik mobil juga harus mempertimbangkan cara perawatan catnya. Terutama cat mobil berwarna gelap, yang dinilai untuk perawatannya agak ribet dibanding dengan warna lain.

Menurut Adrian Hartanto, Manajer TOPCOAT Radio Dalam, mobil dengan warna cat gelap seperti hitam atau dark blue memang membutuhkan perawatan ekstra jika dibanding dengan warna lain. Sebab, cat mobil yang gelap sangat rentan akan goresan yang diakibatkan banyak faktor.

“Mobil hitam lebih mudah timbul spider. Meskipun sudah dilapisi coating, kadang debu yang menempel pada mobil bisa aja munculin gores. Apalagi cara pengelapannya asal. Pasti kalau kena debu pasti akan gores,” ujar Adrian kepada Otopedia beberapa waktu lalu.

Untuk mobil berwarna gelap, kata Adrian, pemilik mobil harus lebih rutin mengecek dan melakukan perawatan guna menjaga kondisi cat mobil agar tetap 'kinclong' serta awet. Perawatannya pun tak bisa dilakukan sembarangan. Terutama saat melakukan pencucian mobil. “Saat mencuci mobil, jangan menggunakan air tanah atau air sumur,” tegas Adrian.

[Baca Juga: Habis Diguyur Hujan, Mobil Sebaiknya Segera Dicuci]

Menurut Adrian, air tanah memiliki kandungan mineral yang tinggi. Ini bisa menimbulkan masalah pada cat mobil yang memiliki karakteristik gelap. Mineral dari tanah seperti magnesium dan kalsium dapat larut dan menyatu dengan air yang bisa memberikan efek buruk pada cat mobil.

“Air tanah kandungan mineralnya tinggi, bisa membawa partikel halus dari mineral besi yang tak baik untuk cat mobil. Kalau mengering bisa timbulkan water spot atau jamur pada cat bodi. Bagusnya sih gunakan air PAM,” saran Adrian.

Lanjutnya, hal lain yang harus diperhatikan adalah media saat mengelap atau membersihkan bodi mobil. Banyak pemilik mobil menggunakan kanebo atau lap chamois sebagai media untuk mengeringkan bodi mobil. Padahal, kata Adrian, kanebo justru bisa menyebabkan cat mobil tergores.

“Banyak pemilik mobil saat membersihkan mobil dengan lap chamois untuk menyeka debu. Ini salah, justru dengan kanebo akan memunculkan spider. Kanebo nggak punya serat pori yang mampu menyembunyikan debu. Jadi, ketika diseka, debu yang nempel di lap itu bikin goresan,” ujarnya.

Adrian menganjurkan, saat melakukan pengeringan setelah pencucian mobil, pemilik mobil lebih baik menggunakan lap microfiber. Lap ini memiliki karakteristik bahannya seperti handuk yang memiliki pori-pori. “Nah pori-pori ini bisa menyembunyikan debu. Jadi, meski masih ada debu saat kita lap, tak membuat cat gores,” ungkapnya.

Masih menurut Adrian, mobil berwarna gelap akan terlihat kusam saat kotoran ada berdebu. Selain tak sedap dipandang, membiarkan debu menumpuk di permukaan mobil bisa bikin cat dikit demi sedikit tertumpuk oleh kotoran. Oleh karenanya, saran Adrian, jangan malas untuk segera membersihkannya.

“Selain debu, sering kali kotoran burung juga ditemukan pada bodi mobil. Ini harus segera buru-buru dibersihin, kandungan asam pada kotoran burung bisa ‘membakar’ cat,” ungkapnya.

[Baca Juga: Cat Anti Gores dan Mengilap Berkat Coating Sapphire Serum]

Demikian perawatan cat mobil berwarna gelap yang harus diperhatikan pemilik mobil. Memang butuh effort yang lebih, namun pemaparan perawatan cat mobil di atas tentunya akan membuat tampilan mobil Anda tetap 'kinclong' dan menjadi pusat perhatian di jalan.

Artikel Lainnya

/media/images/Otonew-Ini-Bedanya-Mobil-Biasa-dan-Hybrid-Galih.original.jpg

Tips Mudah Merawat Mobil Hybrid

/media/images/Kendaraan-Niaga-Mercedes-Benz.original.jpg

Tips Merawat Kendaraan Niaga Selama Tak Beroperasi

/media/images/Minyak-Rem.original.jpg

Tanda-tanda Minyak Rem Mobil Wajib Diganti