Auto Clinic Daihatsu.jpg

Daihatsu dan GT Radial Sebar Virus Keselamatan Berkendara

Selasa, 22 Oktober 2019 11:00 | Galih Pratama

OTONEWS - Daihatsu bersama GT Radial melanjutkan rangkaian event Auto Clinic 2019: Anticipated Driving Program, dengan melaksanakan batch keenam dari total tujuh batch yang disiapkan tahun ini. Sebelumnya, Auto Clinic sukses digelar di area Jakarta, Bandung, Semarang, dan Bekasi.

Bertempat di Flagship Outlet Astra Daihatsu Bizz Center BSD, Minggu (20/10/2019), ajang edukasi keselamatan ini berlangsung seru dan ramai karena peserta yang hadir melebihi kuota yang diberikan panitia. Lebih dari 60 member beserta keluarga dari 17 klub mobil Daihatsu hadir dari wilayah Tangerang, Pamulang, Banten, dan sekitarnya.

Yasuharu Shimizu selaku Customer Satisfaction & Value Chain Division Head PT Astra Daihatsu Motor mengatakan bahwa sebagai car maker, Daihatsu tidak hanya fokus pada produksi dan penjualan mobil, tetapi juga concern pada keselamatan berkendara customernya.

Pada kesempatan yang sama, Eko Hardianto selaku Kepala Cabang Astra Daihatsu Bizz Center BSD juga menyampaikan harapannya agar event ini dapat menjadi ajang silaturahmi antara komunitas dan outlet Daihatsu. “Selain itu, anggota klub bisa menjadi teladan bagi pengguna jalan yang lain saat berada di jalan raya,” kata Eko.

[Baca Juga: Mengenal Fitur Toyota Safety Sense pada Corolla Altis Hybrid]

Auto Clinic.jpg

Sementara trainer dalam acara ini adalah Sonny Susmana, praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI). Dia memberikan banyak tips keselamatan dan juga skill berkendara untuk para peserta serta penyampaian materi yang dengan diselingi humor membuat diskusi menjadi lebih hidup.

Salah satu materi yang menarik adalah saat diungkap fakta tingginya angka kecelakaan yang diakibatkan oleh pecah ban. Pecah ban bisa terjadi jika kondisi ban sudah tidak layak pakai dan kurang angin. Hal ini diperparah dengan kebiasaan pengendara yang malah menginjak rem saat pecah ban, sehingga mobil susah dikontrol dan berpotensi terguling atay terbalik.

“Saat pecah ban mobil masih bisa dikontrol jika kecepatannya masih di bawah 55 km/jam, sehingga peserta juga diimbau untuk selalu menjaga kecepatan kendaraan sesuai rambu-rambu lalu lintas,” ujar Sonny.

Tidak hanya in-class, praktik judgement ability test juga diadakan dengan menggunakan Astra Daihatsu Sigra. Pada sesi ini, peserta diajarkan tentang teknik pengereman, melatih fokus berkendara, serta bagaimana mengambil keputusan jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan saat berada di jalan raya.

[Baca Juga: Tips Hilangkan Kantuk Saat Menyetir]

Sesi ini berlangsung ramai dengan sorakkan dan tepuk tangan peserta saat teman-teman klub berhasil melewati rintangan ataupun gagal dan menabrak cone. “Saya disadarkan bahwa mengemudi itu memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keselamatan saya, keluarga, dan juga pengguna jalan lain,” ujar Syukur Trianto dari Terios Rush Club Indonesia (TERUCI).

Artikel Lainnya

/media/images/Kia-Rio-Facelift-2.original.jpg

Kia Rio Facelift Kini Usung Mesin Hybrid Ringan

/media/images/Hyundai-Santa-Fe-Facelift.original.jpg

Hyundai Santa Fe 2021 Tak Sekadar Facelift