Air Coolant.jpg

Penting, Pemilik Mobil Wajib Cek Rutin Cairan Ini

Senin, 10 Februari 2020 17:00 | Galih Pratama

OTOTIPS - Perawatan mobil sejatinya memang harus dilakukan secara berkala. Mulai dari tune up hingga penggantian oli mesin wajib dilakukan. Namun perlu diingat juga, selain oli mesin, mobil juga memiliki sejumlah jenis pelumas atau cairan yang perlu mendapatkan perhatian para pemilik mobil.

Setidaknya, ada enam jenis cairan yang harus dicek dan diganti secara berkala untuk menjaga performa mobil tetap oke. Apa saja?

Minyak rem

Salah satu cairan atau pelumas yang memiliki jangka waktu pemakaian adalah minyak rem. Melansir nissan.co.id, minyak rem merupakan salah satu bagian penting dalam membantu kinerja pengereman mobil. Untuk itu, ketersediaan dan usia minyak rem juga harus menjadi perhatian pemilik mobil.

Usianya pemakaian minyak rem umumnya memang bisa mencapai tiga tahun. Meski cukup lama, bukan berarti pemilik mobil mengindahkan keberadaannya. Setiap kali melakukan tune up, ada baiknya diperiksa ketersediaannya. Jangan sampai, minyak rem pada mobil memiliki kadar rendah atau bahkan kering. Ini tentunya akan membahayakan pengemudi ketika di jalan.

Oli gardan

Jenis pelumas ini berada di bagian gardan atau bawah mobil. Umumnya, penggantian oli gardan dilakukan bersamaan dengan oli transmisi, yakni setelah 10.000 – 20.000 kilometer atau 2-3 kali penggantian oli mesin.

Saat menggantinya pun tak bisa dilakukan sembarangan. Pemilik mobil setidaknya harus memperhatikan kekentalan oli gardan ketika akan diganti yang baru. Oleh karenanya, Anda wajib menyesuaikan oli gardan dengan yang dianjurkan produsen mobil.

[Baca Juga: 4 Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat]

Oli transmisi

Jenis oli ini tak sama dengan oli mesin. Diketahui, oli mesin berfungsi mengurangi gesekan antarkomponen dalam mesin. Sedangkan oli transmisi merupakan pelumas yang digunakan pada sistem transmisi. Fungsinya sendiri mempermudah pergantian transmisi mobil sekaligus merawat komponen transmisi agar tidak mudah aus. Umumnya, pergantian oli transmisi dilakukan pada 20.000 km.

Air radiator

Selanjutnya adalah air radiator. Mengecek jenis air ini merupakan hal yang wajib dilakukan pemilik mobil sebelum memanaskan mesin mobil. Cek seberapa banyak air radiator yang ada di wadah penampung air radiator. Jika jumlahnya berkurang dari ketentuan, segera isi hingga batas yang disarankan.

Air aki

Kondisi air aki juga penting untuk perhatikan. Hal ini berkaitan dengan dengan masa usia pakai aki. Agar aki bertahan lama, sebaiknya periksa air aki dua minggu sekali agar kondisi air aki tetap terjaga. Cek kondisi air aki, apakah air berada di antara batas maksimum dan minimum atau tidak. Tapi, bagi Anda yang mobilnya sudah menggunakan aki kering hal ini tentunya sudah tidak berlaku.

Air wiper

Terakhir, air wiper. Cairan ini sejatinya harus selalu tersedia dalam wadahnya. Hal ini dikarenakan peran air wiper yang sangat penting. Terutama saat Anda ingin membersihkan kaca dari debu atau kotoran yang menempel, air wiper berguna untuk membantu membersihkannya ketika wiper mulai menyeka kaca.

[Baca Juga: Musim Hujan, Pastikan Wiper Mobil Bekerja Maksimal]

Itulah enam jenis cairan atau pelumas yang Anda harus perhatikan. Mulai dari sekarang, Anda jangan malas untuk mengeceknya. Ini demi menjaga kenyamanan Anda selama perjalanan.

Artikel Lainnya

/media/images/Otonew-Ini-Bedanya-Mobil-Biasa-dan-Hybrid-Galih.original.jpg

Tips Mudah Merawat Mobil Hybrid

/media/images/Kendaraan-Niaga-Mercedes-Benz.original.jpg

Tips Merawat Kendaraan Niaga Selama Tak Beroperasi

/media/images/Minyak-Rem.original.jpg

Tanda-tanda Minyak Rem Mobil Wajib Diganti