Bumil Mengendarai Mobil.jpg

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Bumil Mengendarai Mobil

Rabu, 22 Januari 2020 10:00 | Galih Pratama

OTOTIPS – Saat ini, perempuan sudah lazim terlihat mengemudi kendaraan, khususnya mobil. Bahkan, di antara mereka punya skill mengemudi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Tapi, bagaimana jika kegiatan menyetir dilakukan oleh ibu hamil (bumil)? Tentunya banyak pertimbangan yang wajib diperhatikan.

Hal ini tak lepas banyak anggapan bahwa menyetir mobil menjadi aktivitas berbahaya bagi bumil. Di sisi lain, bumil sebenarnya boleh-boleh saja menyetir mobil, asal kehamilannya dalam kondisi aman, sehat, dan tidak rentang mengalami kompilikasi.

Jika kandungan dalam kondisi tersebut, dan mendapatkan lampu hijau dari dokter kandungan, bumil tetap harus memperhatikan beberapa hal sebelum menyetir mobil. Nah, Otopedia sudah merangkum dari berbagai sumber, apa saja yang harus diperhatikan bumil. Simak ulasannya di bawah ini:

1. Sabuk Pengaman yang Benar

Untuk bumil, pemasangan sabuk pengaman atau seat belt harus benar-benar diperhatikan. Berdasarkan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) di Amerika Serikat merekomendasikan pemakaian sabuk pengaman dengan posisi tali di atas tulang selangka (antara leher dan bagian atas lengan) dan bagian panggkuan ditempatkan di bawah perut dan di seluruh paha atas, serendah mungkin di pinggul, bukan di atas perut.

2. Posisi Menyetir

Perhatikan posisi saat menyetir. Saat menyetir, bumil dianjurkan menghindari posisi tubuh yang terlalu maju. Caranya agar tidak terlalu maju bisa dilakukan dengan memundurkan posisi kursi sampai merasa nyaman.

Perhatikan juga jarak antara perut dan setir yang aman. Disarankan jaraknya 25 centimeter (cm). Selain itu, posisi setir mobil setidaknya sejajar dengan tulang dada dan tidak mengarah ke bagian perut.

[Baca Juga: Tips Berkendara Aman Untuk Wanita]

3. Hindari Duduk Terlalu Lama

Usahakan saat berkendara tidak lebih dari satu jam atau satu jam setengah. Jika sudah mencapai waktu tersebut, disarankan bumil jangan memaksakan berkendara. Lakukan istirahat, seperti turun dari mobil dan berjalan-jalan selama satu menit.

4. Peregangan

Untuk menghindari kaki bengkak, kram, ataupun nyeri ulu hati, peregangan harus dilakukan bumil saat berkendara. Cara peregangannya cukup mudah, misalnya, mengangkat dan memutar kaki beberapa menit.

5. Gunakan Baju yang Nyaman

Agar gerak tidak terhambat, bumil bisa kenakan baju hamil yang nyaman. Ini sangat berguna untuk memudahkan pergerakan selama mengemudi.

Demikian 5 hal yang harus diperhatikan bumil saat mengendari mobil. Perlu diingat juga, saat mengemudi selalu berhati-hati, utamakan kenyamanan dan keselamatan di jalan.

Artikel Lainnya

/media/images/Otonew-Ini-Bedanya-Mobil-Biasa-dan-Hybrid-Galih.original.jpg

Tips Mudah Merawat Mobil Hybrid

/media/images/Kendaraan-Niaga-Mercedes-Benz.original.jpg

Tips Merawat Kendaraan Niaga Selama Tak Beroperasi

/media/images/Minyak-Rem.original.jpg

Tanda-tanda Minyak Rem Mobil Wajib Diganti