gtr-mauro calo-1.jpg

Sebuah Nissan GT-R Untuk Keperluan Syuting Nissan GT-R NISMO 2020

Selasa, 11 Februari 2020 15:00 | Aldi Prihaditama

OTONEWS - Nissan mengembangkan Nissan GT-R NISMO versi tahun 2020 sebagai puncak dari mobil legendaris tersebut. Untuk performa yang maksimal, performa mesin ditingkatkan, aspek aerodinamika dioptimalkan, dan bobot kendaraan dipangkas dengan penggunaan material yang eksotis. Namun ada tantangan baru bagi Nissan. Bagaimana cara yang paling baik ketika harus mendokumentasikan mobil tersebut saat melaju di sirkuit?

Mauro Calo, pengemudi profesional dan spesialis video otomotif bertalenta tinggi, serta telah berpengalaman dalam dunia produksi film layar lebar.

Tantangan itu dapat dilakukan berkat kehadiran sosok Mauro Calo. Pria ini merupakan pengemudi profesional dan spesialis video otomotif bertalenta tinggi, serta telah berpengalaman dalam dunia produksi film layar lebar. Mauro Calo memiliki mobil yang tepat untuk membuat film dokumentasi GT-R NISMO, yakni sebuah Nissan GT-R!

Siapa sangka jika sebuah Nissan GT-R dapat berfungsi sebagai mobil kamera film.

Ketika Nissan ingin membantu mencarikan unit GT-R untuk diubah sebagai mobil kamera, Mauro Calo memiliki unit yang telah dimodifikasi. Saat mobilnya tiba di lokasi pembuatan film dokumentasi, Mauro Calo dan timnya segera memasang struktur tubular yang terhubung dengan chassis, sehingga dapat menopang bobot dari sejumlah komponen dari bracket kamera yang terbuat dari material serat karbon.

Proses pembuatan film dokumentasi Nissan GT-R NISMO 2020 dilakukan di sirkuit Lausitzring, Jerman.

Di saat Mauro Calo ingin merealisasikan ambisi untuk memiliki mobil kamera yang berkecepatan tinggi, ia sempat memilih sebuah kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) dengan performa hebat. Namun, ia menyadari bahwa SUV memiliki keterbatasan dalam kecepatan maupun kedinamisan, ketika harus mengimbangi performa sebuah mobil seperti Nissan GT-R.

[Baca Juga: Lego dan Nissan Hadirkan Lego Speed Champions Nissan GT-R NISMO]

Berkat titik gravitasi yang rendah, suspensi yang dapat diatur, dan konfirgurasi tempat duduk untuk empat orang, maka Nissan GT-R menjadi pilihan ideal untuk mengusung rig kamera. Terlebih mobil ini telah menggunakan mesin V6 3,8 liter twin-turbocharger yang dipadukan dengan sistem penggerak roda all-wheel drive.

Struktur penopang kamera didesain secara khusus oleh Mauro Calo untuk bodi GT-R.

“Ketika saya sedang ingin mengembangkan mobil kamera yang berperforma tinggi, saya langsung menyadari bahwa Nissan GT-R merupakan satu-satunya mobil yang tepat dengan kriteria saya. Dengan performa layaknya sebuah supercar dan memiliki stabilitas yang mengagumkan berkat sistem penggerak roda all-wheel drive. Terlebih lagi, saya dapat berkendara bersama tim operasional sistem kamera,” papar Mauro Calo.

Kabin GT-R milik Mauro Calo disesaki juga oleh perangkat kontrol kamera.

Secara mayoritas pemilik Nissan GT-R mungkin menyadari bahwa jok belakang mobil tersebut jarang digunakan. Namun untuk keperluan syuting, maka kru kamera pun mutlak ikut dalam proses pembuatan film. Seperti yang dilakukan oleh Mauro Calo dan timnya saat membuat film dokumentasi Nissan GT-R NISMO 2020 dalam sirkuit Lausitzring, di kota Brandenburg, Jerman.

Artikel Lainnya

/media/images/Kia-Rio-Facelift-2.original.jpg

Kia Rio Facelift Kini Usung Mesin Hybrid Ringan

/media/images/Hyundai-Santa-Fe-Facelift.original.jpg

Hyundai Santa Fe 2021 Tak Sekadar Facelift