Daihatsu Sigra.jpg

Strategi Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Selama 11 Tahun Berturut-turut

Jumat, 10 Januari 2020 13:00 | Galih Pratama

OTONEWS – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Daihatsu kembali meraih peringkat kedua dalam penjualan ritel otomotif nasional di Indonesia. Sepanjang 2019, mereka berhasil mencatat penjualan sebanyak 177.588 unit, dengan penguasaan 17 persen pangsa pasar nasional.

Capaian ini merupakan untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut sejak mereka meramaikan peta persaingan otomotif di Tanah Air sejak 2009 silam. “Kami bersyukur dapat mempertahankan posisi nomor 2 selama 11 tahun berturut-turut pada penjualan ritel otomotif nasional. Pencapaian ini tidak lepas dari hasil inovasi yang dilakukan terus menerus,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT ADM.

Strategi apa yang diterapkan selama ini? Amelia menjelaskan Daihatsu terus melakukan inovasi dan pembaharuan dalam proses produksi. Pihaknya fokus pada tiga hal utama, yakni safety, quality, dan efficiency.

[Baca Juga: Daihatsu Gratiskan Pemeriksaan Mobil Pelanggannya yang Terendam Banjir]

Jika dirinci, Safety diwakilkan oleh Press Plant Daihatsu yang mempresentasikan tentang inovasi sensor pendeteksi bahaya yang juga akan bekerja menahan mesin press saat karyawan memasuki area berisiko tinggi, sehingga lebih aman dan terhindar dari kecelakaan kerja.

Sementara dalam hal Quality, diwakilkan oleh Engine Plant dengan alat ‘quality detector’ yang dapat menghasilkan kualitas potongan tiap komponen mobil yang lebih presisi, dan Casting Plant dengan ‘robot deburring’ yang berfungsi sebagai alat pembersih scrap secara otomatis.

Terakhir, Efficiency, diwakilkan Body Plant, mengenai optimalisasi proses penyatuan bagian bodi atas dengan bodi bawah mobil secara otomatis, agar proses kerja lebih cepat, dan lebih hemat ruang.

“Tujuan dari inovasi di bidang safety untuk menjadi merek yang terpercaya dengan selalu menciptakan proses kerja yang aman. Sementara itu, inovasi pada quality bertujuan agar semua produk Daihatsu menjadi best fit in Indonesia. Pada sisi efisiensi, agar Daihatsu selalu dapat memberikan best value ke Sahabat,” jelas Amel, sapaan akrab Amelia Tjandra.

Tak ketinggalan, jaringan dealer Daihatsu juga bisa dibilang cukup kuat. Ini tak lepas dari jumlah dealer yang dimiliki Daihatsu yang kini telah mencapai 251 yang tersebar di 33 provinsi. “Pencapaian ini juga tak lepas dari kuatnya jaringan penjualan dan purna jual (after sales) yang tersebar di seluruh Indonesia dan selalu bertambah jumlahnya,” tambah Amel.

[Baca Juga: DFSK Resmikan 11 Dealer Hingga Pelosok Daerah]

Dengan strategi tersebut, Daihatsu mampu bersaing dengan brand otomotif lainnya, seperti Honda, Suzuki, dan Nissan. Untuk penjualan, masih didominasi oleh tiga model, yakni Xenia, Gran Max, dan Sigra.

Lalu, apakah tahun ini Daihatsu mampu mempertahankan posisinya lagi di urutan kedua, atau menyalip Toyota di posisi pertama? Patut kita nantikan strategi apa lagi yang akan diterapkan Daihatsu.

Artikel Lainnya

/media/images/Kia-Rio-Facelift-2.original.jpg

Kia Rio Facelift Kini Usung Mesin Hybrid Ringan

/media/images/Hyundai-Santa-Fe-Facelift.original.jpg

Hyundai Santa Fe 2021 Tak Sekadar Facelift