Mobil Banjir.jpg

Tips Pertolongan Pertama Jika Mobil Terendam Banjir

Senin, 6 Januari 2020 14:00 | Galih Pratama

OTOTIPS – Banjir yang terjadi beberapa hari lalu masih menyisakan duka bagi sebagian pemilik mobil. Mereka harus rela melihat mobilnya terendam banjir, bahkan terseret arus air. Sepertinya kasus ini kemungkinan besar akan terjadi lagi, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi intensitas hujan makin tinggi hingga pekan depan.

Apabila mobil kesayangan Anda tak sempat dievakuasi dan harus terendam banjir, tentunya butuh penanganan atau perbaikan khusus. Untuk itu, para pemilik mobil setidaknya harus mengetahui penanganan atau pertolongan pertama jika mobil kesayangannya terendam banjir. Lalu, seperti apa pertolongan pertama yang harus dilakukan?

Merangkum dari berbagai sumber, berikut langkah-langkah atau pertolongan pertama yang harus dilakukan jika kendaraan terendam banjir:

1. Lepaskan Kabel Negatif Aki

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melepaskan kabel negatif aki. Ini dilakukan untuk menghindari hubungan arus pendek atau korsleting arus listrik yang dapat merusak komponen elektronik di dalamnya.

[Baca Juga: Auto2000 Berikan Diskon Khusus Perbaikan Mobil Pasca Banjir]

2. Lepaskan Rem Tangan

Selanjutnya, rilis rem parkir atau dalam artian nonaktifkan rem parkir untuk menghindari kampas rem menempel dengan pelat tromol atau cakram. Jika mobil manual, cukup amankan dengan mamasukkan gigi 1. Sedangkan transmisi matik tetap posisikan transmisi pada posisi P.

3. Jangan Starter Mesin Mobil

Untuk memindahkan mobil, jangan sekali-kali untuk mencoba nyalakan mesin mobil. Jika dinyalakan, akan berpotensi adanya hubungan pendek dan air akan terhisap masuk ke dalam mesin atau disebut waterhammer. Cara yang dianjurkan untuk memindahkan mobil dengan mendorongnya.

4. Periksa Pelumas Mesin

Langkah selanjutnya adalah periksa semua oli atau pun minyak, baik mesin, transmisi, dan lainnya. Pemeriksaan ini wajib dilakukan karena kemungkinan besar oli atau minyak tersebut sudah tercampur air. Tanda-tanda apabila oli tercampur air adalah warnanya menjadi putih dan agak berbusa.

Jika sudah begitu, disarankan pemilik mobil menguras semua oli atau minyak tersebut dengan yang baru.

5. Cek Tangki Bahan Bakar

Terakhir, sebaiknya Anda mengecek kondisi tangki bahan bakar. Pastikan bahan bakar pada mobil Anda tak tercampur air. Apabila tercampur air, buang dan bersihkan tangki sampai benar-benar tak ada kandungan air di dalamnya.

[Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga BBM, Simak Jenis dan Daftar Harganya]

Langkah-langkah atau pertolongan di atas setidaknya bisa mengurangi risiko terjadinya kerusakan parah pada mobil kesayangan Anda. Jika merasa kesulitan untuk melakukan langkah tersebut, ada baiknya segera hubungi bengkel terdekat.

Artikel Lainnya

/media/images/Otonew-Ini-Bedanya-Mobil-Biasa-dan-Hybrid-Galih.original.jpg

Tips Mudah Merawat Mobil Hybrid

/media/images/Kendaraan-Niaga-Mercedes-Benz.original.jpg

Tips Merawat Kendaraan Niaga Selama Tak Beroperasi

/media/images/Minyak-Rem.original.jpg

Tanda-tanda Minyak Rem Mobil Wajib Diganti